
YOGYAKARTA – Dalam upaya memperkuat kapasitas analitis terhadap intervensi perdamaian, mahasiswa Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik (MPRK) UGM mengikuti rangkaian perkuliahan intensif pada mata kuliah Manajemen Konflik yang berfokus pada kerangka kerja Reflecting on Peace Practice (RPP). Rangkaian diskusi mendalam ini dilaksanakan dalam dua pertemuan, yakni pada Jumat (10/04) dan Senin (13/04), bertempat di lingkungan Universitas Gadjah Mada.
Dibimbing oleh tim pengajar yang terdiri atas Mas Dody Wibowo, M.A., Ph.D. dan Mbak Dr. Titik Firawati, M.A., para mahasiswa diajak untuk melakukan dekonstruksi terhadap berbagai pendekatan perdamaian yang selama ini dianggap mapan. Fokus utama pembelajaran diarahkan pada tiga pilar krusial: Sensitivitas Konflik, Assessing Program Strategies (RPP Matrix), dan Theories of Change (ToC).
Pada pertemuan perdana, diskusi berpusat pada urgensi Sensitivitas Konflik sebagai perangkat untuk memastikan bahwa setiap intervensi tidak secara tidak sengaja memperburuk keadaan (do no harm). Mahasiswa mengeksplorasi penggunaan Matriks RPP untuk memetakan strategi program, membedah bagaimana perubahan di tingkat individu-personal dapat atau gagal bertransformasi menjadi perubahan di tingkat sosio-politik yang lebih luas.
Memasuki pertemuan kedua, intensitas diskusi meningkat saat membedah Theories of Change (ToC). Mahasiswa ditantang untuk menyingkap asumsi-asumsi implisit di balik setiap program perdamaian. Fokus analisis diarahkan pada bagaimana sebuah “Rumus Perubahan” harus diuji secara terus-menerus terhadap realitas lapangan yang dinamis, guna menghindari jebakan teknokratis yang sering kali mengabaikan ketimpangan kuasa struktural.
Sesi ini bukan sekadar transfer pengetahuan teoretis, melainkan sebuah laboratorium kritis bagi mahasiswa untuk mempertanyakan keefektifan program perdamaian yang ada di berbagai wilayah konflik, termasuk Aceh. Melalui lensa RPP, mahasiswa dilatih untuk menjadi intervenor yang refleksif, yang mampu melihat keterbatasan durasi proyek di tengah kompleksitas konflik yang bersifat jangka panjang.
Penulis: Mariano Ombo
Kegiatan ini merupakan salah satu usaha MPRK UGM untuk mendukung SDGs nomor 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh (Peace, Justice, and Strong Institutions) – SDGs nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education).