
Yogyakarta, 21 September 2025 — Rangkaian kegiatan Free School dalam rangka Hari Perdamaian Internasional 2025 sukses digelar di Lapangan Lembah UGM pada Minggu pagi (21/9). Acara yang diinisiasi mahasiswa Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik (MPRK) UGM ini menghadirkan suasana akrab, partisipatif, dan penuh semangat kebersamaan dengan melibatkan peserta dari berbagai latar belakang.
Kegiatan diisi dengan obrolan santai seputar makna perdamaian, mini talk inspiratif bertajuk “Membangun Perdamaian dari Hal-Hal Sederhana,” serta sesi Mencari Teman Damai di mana peserta diajak keluar dari arena untuk berbincang dengan orang-orang di sekitar lokasi acara. Mereka bertukar cerita tentang pengalaman membawa damai di tengah masyarakat sekaligus merumuskan makna kata “damai” dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, peserta juga diberi ruang berekspresi melalui Peace Graffiti Board dan cerita bebas yang memperkuat rasa percaya dan solidaritas. Acara ditutup dengan refleksi bersama lintas iman dan sesi foto kolektif, menegaskan pesan bahwa perdamaian dapat lahir dari tindakan sederhana namun konsisten, sejalan dengan tema global Hari Perdamaian Internasional 2025: Act Now for a Peaceful World.
Penulis: Mariano Ombo