
Program Studi Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik (MPRK) Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan perkuliahan interaktif dalam mata kuliah Perlawanan Nirkekerasan pada Jumat (17/4/2026). Perkuliahan ini diampu oleh Diah Kusumaningrum, Ph.D dan Daniel Petz, yang menghadirkan pendekatan pembelajaran berbasis praktik melalui rangkaian Bengkel Taktik.
Dalam satu hari, perkuliahan dilaksanakan dalam tiga sesi intensif yang menggabungkan pemahaman konseptual dengan simulasi strategi di lapangan. Pada sesi pertama bertajuk Bersiap Menang, mahasiswa diajak untuk merumuskan visi kemenangan dalam gerakan nirkekerasan serta memahami bagaimana strategi yang tepat dapat mengarahkan pada perubahan yang diharapkan.
Sesi kedua, Bersiap Adu Jitu, berfokus pada penguatan taktik melalui berbagai pendekatan seperti dilemma action, jiu-jitsu moral dan politik, serta pengembangan daya kejut dan daya gedor dalam aksi nirkekerasan. Mahasiswa terlibat aktif dalam simulasi untuk menguji efektivitas strategi yang dirancang.
Sementara itu, pada sesi ketiga bertajuk Bersiap Dihantam Balik, mahasiswa diajak untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dalam aktivisme masa kini. Diskusi dan simulasi difokuskan pada bagaimana merespons tekanan, risiko, serta dinamika yang dihadapi dalam gerakan sosial secara adaptif dan strategis.
Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan praktis dalam merancang dan mengimplementasikan strategi perlawanan nirkekerasan. Kegiatan perkuliahan ini menjadi bagian dari upaya MPRK dalam mencetak agen perubahan yang mampu berkontribusi dalam menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di berbagai konteks.
Penulis: Mariano Ombo
Kegiatan ini merupakan salah satu usaha MPRK UGM untuk mendukung SDGs nomor 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh (Peace, Justice, and Strong Institutions) serta SDGs nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education).