Sejarah MPRK 

Sejak reformasi 1998, Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang rumit dalam proses menuju masyarakat yang damai dan demokratis. Konflik dan ketidakselarasan terjadi di berbagai segi kehidupan di Indonesia, seperti dalam hubungan antarkelompok masyarakat, hubungan industri, dan hubungan pusat-daerah.

Perkembangan di atas mengharuskan adanya pendidikan di bidang penyelesaian dan penanganan konflik horisontal maupun vertikal yang berkualitas tinggi dan inovatif.

Untuk itu, sejak tahun akademik 2002/2003, Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Program Magister (S2) di bidang Perdamaian dan Resolusi Konflik. Program ini merupakan yang pertama di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara.

Visi dan Misi MPRK

Program ini bertujuan memberikan pemahaman yang baru dan strategis guna membantu penyelesaian konflik sosial, politik, dan ekonomi baik di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, yang ditawarkan dalam program ini mencakup pemahaman yang bersifat filosofis dan teoritis mengenai perdamaian serta resolusi konflik, di samping juga memberikan kemampuan praktis dalam menghadapi konflik-konflik di dalam masyarakat.

Pengelola MPRK

Dr. Samsu Rizal Panggabean, M.Sc.
Dr. Samsu Rizal Panggabean, M.Sc.Ketua Minat Studi MPRK

Direktur menjalankan tugas pokoknya sebagai berikut: bertanggung jawab atas setiap kebijakan yang diambil di MPRK dan memastikan bahwa seluruh staf MPRK yang berada di bawahnya menyelesaikan masing-masing tugasnya dengan sebaik-baiknya.

    Dr. Diah Kusumaningrum, MA.
    Dr. Diah Kusumaningrum, MA.Sekretaris MPRK

    Sekretaris menggantikan direktur berkoordinasi dengan pejabat teras Sekolah Pascasarjana jika direktur sedang berhalangan atau tidak ada di tempat dan bersama-sama dengan direktur memastikan bahwa segenap staf MPRK di bawahnya memenuhi tugasnya dengan sebaik-baiknya.

      Dedy Permadi, M.A.
      Dedy Permadi, M.A.Koordinator Administrasi dan Keuangan

      Koordinator Administrasi dan Keuangan mengontrol segala proses yang berkaitan dengan urusan administrasi dan keuangan MPRK dan memastikan bahwa staf MPRK di bawahnya menyelesaikan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

        Diana, M.Ec.Dev.
        Diana, M.Ec.Dev.
        Staf Akademik dan Keuangan MPRK bertugas mengurus semua urusan mahasiswa dan akademik, menjembatani antara mahasiswa dan pengelola serta mengurus keuangan internal MPRK, menjadi penghubung antara MPRK dengan Sekolah Pascasarjana UGM.

          Fasilitas Mahasiswa UGM

          Ruang Kuliah

          Semua ruang kuliah disiapkan supaya setiap mahasiswa dapat belajar senyaman mungkin. Ruangan telah dilengkapi dengan proyektor LCD, layar, komputer, koneksi internet, AC, alat tulis, dan perlengkapan belajar-mengajar lainnya.

          Perpustakaan 

          Dengan menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa, mahasiswa MPRK dapat memanfaatkan layanan pinjam-meminjam koleksi buku/data di Perpustakaan Pusat UGM dan Perpustakaan Sekolah Pascasarjana UGM. Fasilitas perpustakaan di Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian UGM juga bisa diakses setelah mahasiswa yang bersangkutan mendaftar sebagai anggota terlebih dahulu. Semua perpustakaan dilengkapi akses internet gratis. Untuk keterangan akses perpustakaan di ketiga lembaga tersebut, silakan cek alamat website di bawah ini:

          • http://lib.ugm.ac.id/home.php
          • http://publikasi.pasca.ugm.ac.id/catalog/
          • http://csps.ugm.ac.id/indonesian/Katalog-Online-Perpustakaan-PSKP-UGM.html

          Internet

          Jaringan internet gratis tersedia di lingkungan Sekolah Pascasarjana baik di dalam maupun di luar ruang kelas.

          Pusat Pelatihan Bahasa (PPB)

          UGM memiliki pusat pelatihan yang khusus membantu mahasiswa mengasah bahasa Inggris. Selain menyediakan kursus, PPB UGM juga menyediakan kesempatan bagi mereka yang ingin mengambil tes bahasa Inggris, seperti TOEFL-Like Test, Institutional TOEFL Test, dan International TOEFL Test. Untuk pendaftaran dan ketentuan administrasi/keuangan lebih lanjut, silakan lihat di http://ppb.ugm.ac.id/.

          Akomodasi 

          Banyak tempat tinggal yang bisa dicoba mahasiswa selama menempuh studi bersama kami di MPRK. Tempat tinggal yang dimaksud bervariasi mulai dari kos, asrama mahasiswa UGM, hingga wisma komersial milik UGM bagi mahasiswa S1, S2, mereka yang sudah bekerja, atau tamu dari luar UGM. Silakan cek informasi mengenai asrama mahasiswa UGM di http://www.residence.ugm.ac.id/ dan Wisma MM UGM di http://www.mmugmhotel.com/.

          Organisasi Kemahasiswaan

          Organisasi kemahasiswaan yang ada di Sekolah Pascasarjana antara lain meliputi Himpunan Mahasiswa Pascasarjana (HMP), Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana (HIMMPAS), dan koperasi mahasiswa. Informasi mengenai HMP dan HIMMPAS lebih detail dapat dilihat di alamat website berikut ini:

          • http://hmpugm.blogspot.com/
          • http://himmpas.pasca.ugm.ac.id/

          Lain-lain

          Posisi geografis UGM yang ada di perbatasan antara Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta memudahkan mahasiswa dalam menjangkau layanan-layanan lain yang secara langsung maupun tak langsung mendukung studi mahasiswa. Di bidang layanan perbankan, letak UGM sangat dekat dengan kantor pusat dan kantor cabang pembantu BNI 45 dan beberapa kantor cabang pembantu Bank Mandiri. Transaksi pembayaran studi di Sekolah Pascasarjana menggunakan jasa layanan BNI 45. Di samping itu, perlu diketahui bahwa UGM bekerjasama dengan kedua bank cukup lama.

          Letak UGM juga dekat dengan kantor pos dan giro cabang pembantu. Jadi, mahasiswa tidak perlu jauh-jauh pergi ke kantor pos dan giro pusat di Malioboro (sekitar 15 menit dari UGM). Selain itu, sejumlah toko buku dengan harga diskon (Toga Mas dan Social Agency) cukup dekat dari UGM. Toko buku Gramedia dengan harga di atas rata-rata juga tersebar di beberapa tempat di Yogyakarta.

          Apabila bosan dengan makanan warung, mahasiswa perlu sesekali mencoba mencicipi masakan restoran cepat saji yang tidak jauh dari UGM, seperti Kentucky Fried Chicken. Tidak hanya restoran cepat saji, kafe menjadi pilihan lain di kalangan mahasiswa yang sayang bila dilewatkan. Sekitar lima tahun terakhir, kafe tumbuh subur di Yogyakarta dengan konsep layanan yang berbeda-beda bergantung pada makanan, minuman, harga, tempat, hiburan, jam buka, atau koneksi internet.

          Tidak hanya kafe, mahasiswa bisa mengurangi kejenuhan dari rutinitas kampus dengan menonton bioskop XXI di Jalan Solo atau Ambarukmo Plaza. Letaknya tak jauh dari UGM. Mencari hiburan alternatif selain pergi ke restoran cepat saji atau kafe dan menonton bioskop, beberapa daerah wisata yang sepi pengunjung tapi menawarkan pemandangan eksotis, contohnya pantai-pantai di Kabupaten Gunung Kidul, patut dicoba di hari libur.