Teori tanpa praktik seperti tong kosong nyaring bunyinya; praktik tanpa teori seperti membangun rumah tanpa fondasi. Oleh karenanya, MPRK berupaya menyeimbangkan kedua aspek penting dalam keilmuwan ini dengan kegiatan formal di dalam perkuliahan dan informal di luar perkuliahan. Khusus untuk kegiatan yang disebutkan terakhir, MPRK membekali para mahasiswanya dengan berbagai keterampilan pokok yang diperlukan untuk memperkuat kemampuan meneliti dan membantu menyelesaikan konflik atau masalah yang melibatkan individu maupun masyarakat yang lebih luas melalui pelatihan atau workshop rutin setiap tahun.

International Day of Peace 2018: Audiensi ke-2 “Peace Journalism” ke HARIAN JOGJA  Rabu, 17 Oktober 2018

Masih dalam rangkaian kegiatan memperingati “international Day Of Peace”, Mahasiswa MPRK UGM yang diwakili oleh Mahasiswa MPRK 2018 melaksanakan audiensi ke-2 ke Harian Jogja, salah satu media lokal Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Harian Jogja, Rabu (17/10). “Peran media sangat penting dalam membentuk persepsi publik terhadap suatu peristiwa yang terjadi,” kata ketua panitia Christivan Galileo R. Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu mengatakan Harian Jogja sebagai salah satu media lokal di Jogja selalu berhati-hati dalam membingkai sebuah berita.”Kami selalu berusaha agar berita yang diterbitkan di Harian Jogja tidak memancing konflik di masyarakat,” kata Anton. Anton mengatakan bahwa semua media memiliki kebebasan dalam membingkai sebuah berita, namun banyak kode etik yang harus diperhatikan agar sebuah pemberitaan tidak menimbulkan konflik.Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mahasiswa magister perdamaian dan resolusi konflik UGM mampu mengupayakan perdamaian melalui jurnalisme perdamaian dan bersinergi bersama media dalam mengurangi konflik-konflik di masyarakat.

International Day of Peace 2018: Audiensi tentang “Peace Journalism” ke HUMAS POLDA DIY  Rabu, 26 September 2018

Dalam rangkaian acara untuk memperingati “international Day of Peace” yang diperingati setiap tanggal 21 September, pada hari Rabu, 26 September 2018 MPRK UGM yang diwakili oleh mahasiswa MPRK 2018 mengadakan Audiensi dengan tema “Peace Journalism” ke Humas Polda DIY dan disambut oleh Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto, S.I.K, M.Sc. beserta jajarannya. Bapak Yuliyanto juga merupakan Alumni MPRK UGM. Pembahasan dalam audiensi tersebut adalah seputar penjelasan tentang perkembangan teknologi informasi pada POLRI secara umum, termasuk perkembangan struktur organisasi yang sangat berpengaruh dalam wacana publik. Kedepannya, harapan akan sinergitas serta hubungan antara Polda DIY, UGM dan MPRK UGM dapat terjalin dengan baik serta dalam rangka menjunjung perdamaian dan stabilitas KAMTIBNAS (Keamanan Ketertiban Nasional) untuk masyarakat Jogja khususnya.

Pelatihan Sehari Keterampilan Fasilitasi
Jumat, 13 Desember 2013
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM

Seluruh mahasiswa angkatan 2013-2014 hadir dalam pelatihan ini. Mereka diajak memahami apa itu fasilitasi, apa tujuan fasilitasi, apa saja persiapan yang dibutuhkan fasilitator, dan bagaimana mengatasi peserta fasilitasi bermasalah. Tidak hanya mendiskusikan materi fasilitasi, peserta juga diminta mempraktekkan secara langsung materi yang didapat. Mereka diberi waktu untuk memilih topik, merancang kegiatan selama fasilitasi, mengatur waktu untuk masing-masing kegiatan yang dipilih, dan menyiapkan alat-alat pendukung fasilitasi. Kesempatan ini, selain untuk memperdalam materi, bertujuan sebagai wadah ekspresi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kepercayaan diri ketika memimpin orang lain dalam menyelesaikan suatu masalah. Kegiatan ini dipimpin Dody Wibowo dan Titik Firawati. Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif dan menikmati keseluruhan proses pelatihan. Sesekali pelatihannya diselipi dengan permainan seru.

Pelatihan Sehari Strategic Needs Assessment Process [SNAP]
Sabtu, 14 Desember 2013
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM

SNAP adalah bagian dari topik bahasan di kelas Analisis Strategis—mata kuliah pilihan yang bisa diambil mahasiswa MPRK di semester 1. Praktek SNAP sengaja mengambil hari di luar hari efektif perkuliahan karena membutuhkan waktu setidaknya sehari. Tujuan utama SNAP adalah merumuskan visi baru menuju masyarakat yang lebih baik berdasarkan hasil identifikasi masalah-masalah sebelumnya. Kemudian, peserta bersama-sama merancang aksi nyata bagaimana mewujudkan visi baru yang sudah disepakati. Seluruh peserta adalah mahasiswa MPRK angkatan 2013-2014, seorang mahasiswa MPRK angkatan 2012-2013, dua orang mahasiswa S2 HI UGM, dan Diana (staf administrasi dan keuangan MPRK). Bersama Dody Wibowo dan Titik Firawati, mereka mendiskusikan visi baru MPRK. Pelatihan ini menghasilkan ide nyata karena partisipasi peserta. Suasana pelatihan menyenangkan juga karena mereka.

Workshop Sehari Riset Online
Sabtu, 2 November 2013
Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian UGM

Meringankan kesulitan mahasiswa dalam melakukan riset online, pengurus MPRK sepakat menyelenggarakan workshop sehari yang difasilitasi Dody Wibowo dan Diana. Di sini, mahasiswa dilatih memanfaatkan internet sebagai sumber informasi/data yang berguna untuk mendukung berbagai macam riset yang dilakukan mahasiswa. Mereka, antara lain, mendapatkan alamat-alamat website yang berkaitan dengan perdamaian dan resolusi konflik yang dapat diandalkan, menggunakan kata kunci praktis untuk mendapatkan data yang diinginkan, dan mengutip referensi dengan benar. Ditunjang dengan teori, para peserta langsung bekerja dengan laptop masing-masing yang sudah terhubung dengan internet. Suasananya cair yang diwarnai dengan tanya-jawab dan sesekali senda gurau. Workshop ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi para mahasiswa, terutama bagi mereka yang sudah cukup lama bekerja di lapangan dan tidak bersentuhan dengan dunia akademik.