dsc_0526
Dimas Sigit Cahyono
Dimas Sigit Cahyono

Dimas lulus dari Jurusan Perbandingan Agama, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2014. Sebelumnya, ia belajar satu semester di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Dirosat Islamiyah Al-Hikmah (STID DI Al-Hikmah) Jakarta, dengan konsentrasi Komunikasi Penyiaran Islam. Semasa kuliah, Dimas aktif di BEM Jurusan Perbandingan Agama, HMI cabang Ciputat, dan Lembaga Studi Aksi Demokrasi Indonesia (Ls-ADI), Ia juga menjadi asisten lapangan Pengawas Pemilihan Kepala Daerah Tangerang Selatan tahun 2011. Dimas lahir di Jakarta pada tanggal 24 November 1989. Sebelum bergabung dengan MPRK UGM, Dimas belajar Studi Agama dan Resolusi Konflik di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Ia juga sempat mengikuti pelatihan singkat Tasawuf Islam di Sekolah Tinggi Filsafat Islam Sadra, Jakarta, dan pelatihan lanjutan Keadilan Sosial di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta.

    Iping Rahmat
    Iping Rahmat

    Iping menyelesikan studi S1 di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, pada tahun 2014, dengan skripsi yang berjudul “Kekerasan dalam Pemilu Legistatif 2014 di Aceh Utara.” Perhatiannya pada persoalan politik membawanya bergabung dengan Acehnese Civil Society Task Force (ACSTF), yang bergerak dalam bidang pengawasan kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Termotivasi belajar lebih dalam mengenai konflik dan kekerasan, Iping mendaftar ke MPRK UGM, sesuai anjuran mentor-mentor akademiknya di Aceh maupun di Yogya. Iping lahir pada tanggal 2 Mei 1991. Semasa S1, ia menjadi staf di Badan Aceh Peduli Palestina, Pemerintahan Mahasiwa Unsyiah (PEMA), staf ahli Presiden Mahasiswa Unsyiah Urusan Keamanan dan Perlindungan pada tahun 2011 -2012 , wakil Kabid Keagamaan di Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) Fakultas Imu Sosial dan Ilmu Politik Pada tahun, dan Kabid Hubungan Antar Lembaga.

      Hendrik Roweri Numobogre
      Hendrik Roweri Numobogre

      Hendrik lahir di Waren, Papua, pada tanggal 14 Agustus 1991. Ia menyelesaikan pendidikan di Jurusan Ilmu Pemerintahan STPMD APMD Yogyakarta pada tahun 2015. Semasa kuliah, Hendrik bergabung dengan BEM, GMNI dan UKM Bola Kaki.

        Lambang Rafiq Nugroho
        Lambang Rafiq Nugroho

        Santri dari pondok Darussalam Gontor, Ponorogo, ini menyelesaikan studi S1 Tadris Bahasa Inggris di Fakultas Tarbiyah STAIN Ponorogo pada tahun 2014. Semasa kuliah, ia aktif di HMI dan menjadi penyiar radio Suara Ulin Nuha dan Cemara FM Madiun. Bekerja sama dengan Alifian Institute Pare Kediri, ia pernah mengajar di SMA Kesatrian 2 Semarang dan Akademi Pelayaran Niaga (AKPELNI). Ia juga aktif di beberapa kegiatan seperti Blogger Warog Ponorogo, sedekah berjamaah, dan Kelas Inspirasi Madiun. Lambang lahir di Madiun, 22 Desember 1989.

          Roland
          Roland

          Roland menamatkan studi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota di Universitas Diponegoro, Semarang, pada tahun 2015. Semasa kuliah, ia menjadi staf Departemen Kesejahteraan Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Teknik Planologi dan Ketua Umum Paduan Suara Mahasiswa Teknik Universitas Diponegoro. Roland lahir di Toulouse, Prancis, pada tanggal 19 April 1993.

            Shendy Novaldy S
            Shendy Novaldy S

            Pengalaman kekerasan komunal di Maluku memotivasi Shandy belajar lebih dalam mengenai perdamaian dan resolusi konflik. Ia memilih meneruskan studi di MPRK UGM karena instutusi ini memiliki banyak penelitian mengenai Maluku. Shandy berharap bisa melanjutkan kembali tulisannya mengenai program “Provokator Damai” di Maluku. Shandy lahir pada tanggal 25 September 1993 dan dibesarkan di Ambon. Ia menyelesaikan pendidikan S1 Teologi dari Universitas Kristen Satya Wacana pada tahun 2016.

              Widiarsi Agustina
              Widiarsi Agustina

              Niniel adalah wartawan Koran dan Majalah Tempo. Bidang liputan yang menjadi spesialisasinya adalah politik, keamanan, pertahanan, dan humaniora. Tak heran, Niniel pun akrab dengan beragam peliputan konflik dan perdamaian. Selama beberapa tahun terakhir, ia aktif mendokumentasikan konflik seputar transisi demokrasi di Indonesia serta mengarusutamakan jurnalisme perdamaian. Ini yang memotivasinya bergabung dengan MPRK UGM. Niniel lahir dan dibesarkan di Blitar. Ia lulus S1 Komunikasi Massa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret, Surakarta, pada tahun 1995. Semasa kuliah, ia aktif dalam aneka organisasi intra dan ekstrakampus. Begitu lulus, Niniel hijrah ke Jakarta dan bekerja sebagai wartawan di sejumlah media massa, sebelum akhirnya bergabung dengan TEMPO pada tahun 2000.

                Yesua B. Manapode
                Yesua B. Manapode

                Billy adalah PNS eselon IV di Kecamatan Salibabu Kabupaten Kepulauan Talaud yang menerima beasiswa LPDP guna melanjutkan studi di MPRK UGM. Ia menamatkan pendidikan D3 Bahasa Inggris di Akademi Bahasa Asing Manado pada tahun 2001 dan S1 di Sekolah Tinggi Bahasa Asing Manado pada tahun 2009. Semasa kuliah, ia aktif di organisasi pecinta alam. Billy lahir di Desa Moronge, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada tanggal 12 Juni 1979. Sebelumnya, ia sempat menjadi pelaut di PT Humpuss, Jakarta.