0 Angkatan 2014
Agus Purwanto
Agus Purwanto

Lahir di Kulon Progo tahun 1981. Ia lulus dari SMU Negeri 84 Yogyakarta pada tahun 1999 dan Prodi Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UST pada tahun 2004. Agus juga lulus Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru tahun 2008 dari Rayon 11 UNY dengan UAD, UST dan USD dan sekarang tercatat sebagai guru pada data PTK Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Arif Zaini Arrosyid
    Arif Zaini Arrosyid

    Menyelesaikan pendidikan S1 di Jurusan Ilmu Pemerintahan FisipolUniversitas Muhammadiyah Yogyakarta pada 2001. Selama kuliah, Zaini sempat aktif di pergerakan mahasiswa—pernah menjadi ketua Korps Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, Ketua BEM Fisipol, dan pimpinan Koordinator Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah UMY. Karir politik tertinggi yang pernah dicapai adalah sebagai legislator Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Profesi jurnalis mulai digelutinya pada tahun 2003 dengan diterima sebagai wartawan di harian kriminal METEOR (Jawa Pos Grup) dan selanjutnya bergabung di SKH Kedaulatan Rakyat hingga kini.

      Arum Widyarini
      Arum Widyarini

      Lahir di Bogor, 30 Juni 1991, dan lulus dari Departemen Kriminologi, Universitas Indonesia,dengan predikat cumlaude tahun 2012. Pada tahun 2011, ia pernah tinggal dan bekerja sosial di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, yaitu di PosLintas Batas (PLB) Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Selama 2,5 tahun terakhir, Arum bekerja di salah satu perusahaan rokok berskala nasional di Jakarta sebagai Area Marketing Supervisor sebelum bergabung dengan Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik UGM.

        Fred Keith Hutubessy
        Fred Keith Hutubessy

        Lahir dan besar di Jayapura, menamatkan pendidikan S1 di Fakultas Teologi, Universitas Kristen Satya Wacana, pada tahun 2014. Sejumlah pengalaman bekerja maupun berorganisasi yang pernah ditekuni: pernah menjadi asisten mata kuliah Bahasa Ibrani di Fakultas Teologi dan pengalaman berorganisasi selama 3 tahun di Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Teologi UKSW. Ia menulis tulisan akhir tentang perkataan D.S. Izaak Samuel Kijne mengenai "Memimpin Diri Sendiri" dalam pandangan orang Papua. Saat ini  Fred berstatus sebagai mahasiswa pada Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

          Izaac Alfons
          Izaac Alfons

          Lahir dan besar di Kota Merauke, Papua. Izaac merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara. Setelah menempuh pendidikan mulai dari SD hingga SMA di Merauke, akhirnya ia melanjutkan studi S1 pada program studi teologi di Universitas Kristen Satya Wacana. Izaac juga memiliki kepercayaan diri yang tinggi dalam melakukan sesuatu sehingga apapun yang dikerjakan akan dilakukan dengan sungguh-sungguh. Menerima kritik dan saran dari setiap orang baginya merupakan hal wajar karena dengan hal yang demikian dapat menjadi pembelajaran yang membawanya ke jenjang yang lebih dewasa di dalam bersikap.

            Jabal Anita Indriani
            Jabal Anita Indriani

            Berasal dari Kota Singaraja, Bali. Ia mendapatkan gelar Sarjana Ilmu Politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta pada tahun 2013. Jabal memiliki minat pada topik-topik yang bersifat humanis dan feminis. Salah satu hal yang pernah menarik minatnya adalah bergabung dalam unit marching band Universitas Gadjah Mada, di tahun 2007-2009.

              Made Bayu Permana A.
              Made Bayu Permana A.

              Lulus dari Program S1 Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Udayana, pada tahun 2013. Selepas lulus, Bayu pernah bekerja sebagai supervisor di perusahaan smartphone. Semasa kuliah aktif di organisasi kampus sebagai Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa, FISIP UNUD, pernah mengikuti beberapa event berskala Internasional yang diselenggarakan di Bali sebagai liaison officer dan technical staff pada International Workshop On Indonesian and Asian Democratic Transition and Reform Experiences, Bali Democracy Forum III, dan Bali Democracy Forum VI, serta magangbeberapasaat di Institute for Peace and Democracy (IPD).

                Nadia Aghnia F.
                Nadia Aghnia F.

                Meraih gelar Sarjana Teknik dari Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Gadjah Mada, pada bulan Juni 2014. Dalam organisasi kemahasiswaan, ia aktif di Departemen Kajian Strategis BEM KMFT UGM sebagai Staf Kajian selama setahun dan Ketua Divisi Kastrat Publishing House pada tahun berikutnya. Nadia pernah menjadi asisten dosen pada mata kuliah Sejarah Arsitektur Nusantara. Ia melakukan Kuliah Kerja Nyata di Belitung pada 2011 dan kerja relawan di komunitas Indonesia Buku sebagai penyiar Radio Buku pada 2012-2013.

                Ia sempat masuk dalam politik praktis saat menjadi Wakil Sekjen Relawan Ridwan Kamil saat Pilwalkot Bandung 2013 dan kemudian kembali ke kampus arsitektur untuk menyelesaikan studinya selagi menjadi asisten Penerbitan dan Publikasi Jurusan Teknik Arsitektur UGM sampai sekarang. Tugas akhirnya bertemakan Rumah Sakit Perang di Gaza, Palestina, yang diperjuangkan selama setahun terakhir menjadi latar belakang yang sangat memengaruhi motivasinya untuk belajar lebih banyak di Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik, Universitas Gadjah Mada.

                  Retno Setiyaningrum
                  Retno Setiyaningrum
                  Setelah selesai menyelesaikan studi S1 di Universitas Jenderal  Soedirman pada tahun 1998, sarjana hukum ini memilih untuk bekerja di beberapa Organisasi Non Pemerintah untuk isu demokratisasi, hak asasi manusia, lingkungan, konservasi, masyarakat hukum adat dan pengelolaan sumber daya alam. Dia juga banyak terlibat dalam perumusan dan penyusunan peraturan perundangan baik di tingkat daerah mau punnasional.
                    Ronisius Y. Kaminukan
                    Ronisius Y. Kaminukan
                    Dilahirkan di Bukapiting, tepatnya 14 Oktober 1981. Anak kedua dari enam bersaudara menamatkan perkuliahan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana. Selama menjadi mahasiswa, ia selalu berkecimpung dalam dunia organisasi baik organisasi intra kampus maupun organisasi ekstra kampus. Roni juga sempat bekerja sebagai wartawan selama kira-kira 6 bulan. Selain itu, ia memilih kembali ke Kabupaten Alor tempat kelahirannya dan aktif dalam organisasi sosial kepemudaan, kemasyarakatan, dan organisasi keagamaan setelah selesai S1. Roni sekarang menjalankan tugas dan fungsinya sebagai seorang pegawai negeri sipil pada Kantor Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Alor.
                      Yuliana Sandra F.
                      Yuliana Sandra F.

                      lulusdari program S1 Jurusan Ilmu Hubungan Internasional UMY pada tahun 2014. Semasa kuliah, Sandra mengambil fokus studi Hubungan Internasional di kawasan Asia Pasifik.Saat ini, ia sedang menjadi asisten untuk mata kuliah Teori Hubungan Internasional dan Politik Pemerintahan Australia di UMY. Riset yang pernah dilakukan berkaitan dengan isu konflik perbatasan dan minoritas.