Alviana Nabilah Zimam
Alviana Nabilah Zimam

Alviana akrab disapa dengan panggilan Nana. Ia telah berhasil mendapatkan gelar sarjananya (Sarjana Ilmu Politik) pada tahun 2017, dari Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Selama kuliah ia aktif berkegiatan di berbagai organisasi intra dan ekstra kampus. Diantaranya ialah: IMM, BEM FISIPOL dan Book for Mountain. Pada tahun 2015 Nana terpilih menjadi delegasi untuk mewakili Indonesia dalam acara ASEAN University Youth Summit yang diselenggarakan di Universiti Utara Malaysia. Di tahun berikutnya (2016), Nana mengikuti Visiting Lecture “Islam in Southeast Asia” yang diselenggarakan di Singapura, Thailand, dan Malaysia. Nana mulai memiliki ketertarikan pada isu perdamaian dan resolusi konflik saat ia menulis penelitian mengenai upaya salah satu INGO dalam membangun perdamaian antara Korea Selatan dan Korea Utara. Hal inilah yang sekaligus mendorong Nana untuk bergabung melanjutkan studi di MPRK UGM. Nana memasuki studi ini melalui jalur Beasiswa Pendidikan Sekolah Pascasarjana UGM.

    Ammarudin Rashid
    Ammarudin Rashid

    Rasyid lahir di Yogyakarta pada 30 Juni 1996. Rasyid telah berhasil menyelesaikan studi strata pertamanya dari Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (HI UMY) pada tahun 2018 dengan masa studi 3,5 tahun. Selama masa studinya, Rasyid bergabung dan aktif berkegiatan di Korps Mahasiswa Hubungan Internasional (KOMAHI) UMY. sebagai Ketua Divisi Pers Mahasiswa. Selain itu, Rasyid juga aktif terlibat dalam berbagai event berskala nasional maupun internasional. Diantaranya ialah: Mahathir Global Peace School, Risk Beyond International Conference on Enterprise Risk Management, dan Kontes Robot Indonesia 2018.

      Annora Himahta Niendy
      Annora Himahta Niendy

      Annora akrap disapa dengan panggilan Nora. Ia merupakan lulusan Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (Program Studi Ilmu Hubungan Internasional) tahun 2017. Selama masa perkuliahan, Ia bergabung di UGM Buddy Club selama dua tahun. Nora pernah dua kali bergabung dengan kegiatan yang diselenggarakan MPRK mengenai terosisme dan violent radicalism. Pada tahun 2016, ia berkesempatan melakukan exchange program selama satu tahun di Malmö University, Swedia mengambil jurusan Peace and Conflict Studies. Ketertarikannya di bidang perdamaian dan resolusi konflik diawali dengan sebuah pemikiran tentang bagaimana peran media dan pendidikan yang sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat dalam membantu pengelolaan konflik dan penggalakkan (promoting) perdamaian.

        Christivan Galileo Riung
        Christivan Galileo Riung

        Christivan lahir di Tahuna dan berdomisili di Manado. Pada tahun 2013, Ia telah menyelesaikan studi strata pertamanya dari Fakultas Teologi Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus Bandung (konsentrasi studi: Filsafat dan Apologetika Kristen). Semasa studi strata pertamanya, Christivan tercatat pernah aktif sebagai Ketua Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Alkitab Tiranus Bandung dan Ketua Persekutuan Mahasiswa/I Teologi se-Jawa Barat. Sebelum bergabung di MPRK, Christivan sempat belajar mengenai Agama dan Masyarakat di Program Studi Sosiologi Agama Universitas Kristen Satya Wacana. Christivan menaruh perhatian yang tinggi pada isu-isu khususnya mengenai religion and peace serta political religion.

          Defirentia One Muharomah
          Defirentia One Muharomah

          Ia akrab disapa dengan panggilan One. Pada tahun 2012, One mendapatkan gelar Sarjana Ilmu Politik dari Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada. Berasal dari Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Ketertarikan pada studi perdamaian dan resolusi konflik tidak terlepas dari latar belakang pengalaman sekaligus pekerjaannya saat ini di lembaga Rifka Annisa, organisasi non pemerintah dan pusat krisis untuk perempuan (women’s crisis center) pertama di Indonesia. Saat ini menjabat sebagai program development officer. Sebelumnya bertanggung jawab sebagai Manajer Divisi Humas dan Media dan project manager untuk program pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak berbasis sekolah dan masyarakat di Kabupaten Gunungkidul yang disponsori oleh AWO International. Selain resolusi konflik dan perdamaian, ia juga tertarik dengan studi pembangunan, gender dan ekonomi politik. Berpengalaman melakukan penelitian dan kajian kebijakan antara lain Globalisasi Dalam Perspektif Indonesia: Relasi Perusahaan Multinasional, Negara, dan Masyarakat di Kawasan Pertambangan Minyak Bojonegoro, Jawa Timur (2010), Penelitian tentang Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Kabupaten Gunungkidul (2014), dan Survei Kesejahteraan Hidup Perempuan dan Kekerasan dalam Rumah Tangga di Kabupaten Sleman (2017). Beberapa kali mengikuti konferensi internasional di Indonesia dan Malaysia, serta mendapatkan beasiswa untuk mengikuti American Express Leadership Academy di Singapura (2017), Short Course on Media Design for Social Change di Wageningen, Belanda (2015), dan Asia Pasific Hub Training: Improving the Governance of Extractive Industries di Universitas Gadjah Mada, Indonesia (2014).

            Egi Frisma Suryaji
            Egi Frisma Suryaji

            Egi lahir di Mataram, 7 Juni 1995 dan berdomisili di Lombok. Egi berhasil menyelesaikan studi strata pertamanya dengan predikat kelulusan cumlaude dari Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (HI UMY) pada tahun 2017. Egi berhasil lulus dengan indeks prestasi kumulatif yang tinggi yaitu, 3,76. Selama masa studinya, Ia aktif terlibat dalam berbagai kegiatan intra dan ekstra kampus. Dalam satu tahun belakangan, Egi mulai tertarik secara praktis dalam dunia entrepreneurship. Kini Ia memiliki unit-unit usaha yang Ia jalankan di wilayah domisilinya. Ke depannya, Ia berharap agar dapat mewujudkan impiannya sebagai akademisi yang unggul sekaligus peneliti yang handal dalam bidang perdamaian dan resolusi konflik.

              Grita Gusti Gandi
              Grita Gusti Gandi

              Grita lahir di Pemalang, Jawa Tengah pada 14 Agustus 1994. Grita telah menyelesaikan studi strata pertamanya dari Jurusan Sosiologi dan Antropologi Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada tahun 2016. Selama kuliah, Grita aktif dalam kegiatan penelitian lapangan dan mengikuti organisasi Komunitas Penelitian Anak Sosiologi dan Antropologi (KOMPAS). Pengalaman di lapangan membuatnya tertarik untuk mempelajari lebih lanjut mengenai konflik yang kerap terjadi di masyarakat dan bagaimana upaya penanganannya baik dalam jangka pendek ataupun jangka pajang melalui pendekatan sosial di Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik (MPRK) UGM.

                Muhammad Taufiq Hafid
                Muhammad Taufiq Hafid

                Taufiq lahir di Parepare, Selawesi Selatan pada tahun 1993. Ia telah menyelesaikan pendidikan strata pertamanya dari Fakultas Hukum Program Studi Ilmu Hukum di Universitas Hasanuddin Makassar (UNHAS). Selama kuliah Taufiq aktif diberbagai kegiatan kemahasiswaan. Diantaranya ialah: BEM Fakultas Hukum UNHAS, Ikatan Keluarga Mahasiswa Parepare (IKMP) dan UKM Sepakbola. Ia memiliki minat kuat pada seputar isu-isu konflik, keamanan dan militer. Pengalaman pernah berdomisili dan berkunjung ke berbagai daerah rentan konflik membuatnya tertarik untuk mendalami studi mengenai perdamaian dan resolusi konflik di MPRK UGM.

                  Satria Imaduddin
                  Satria Imaduddin

                  Satria lahir di Desa Simpasai, Kabupaten Bima pada tahun 1993. Ia menyelesaikan studi pendidikan dasar hingga menengah atas di daerah domisilinya, Bima. Namun, studi lanjutannya Ia tempuh di wilayah lain yaitu, Makasar (Universitas Hasanuddin Makasar dari Program Studi Ilmu Politik). Satria berhasil menyelesaikan studi strata pertamanya tersebut pada tahun 2016. Ia juga tercatat aktif terlibat dalam berbagai kegiatan intra dan ekstra kampus, seperti di Paguyuban Pemuda Bima untuk kegiatan ekstra kampusnya. Kesadarannya akan kerentanan tatanan sosial di Bima terhadap konflik komunal telah mendorongnya untuk memiliki keingian kuat melanjutkan studi di bidang perdamaian dan konflik. MPRK Ia pandang sebagai pilihan tempat studi terbaik yang dapat mewakili dan mewadahi kebutuhannya untuk mendalami isu tersebut.

                    Zanuar Barep Prasetyo
                    Zanuar Barep Prasetyo

                    Zanuar akrab disapa dengan panggilan Zan. Lahir di Desa Zed (Bangka Belitung), 01 Januari 1996. Telah menyelesaikan studi strata pertamanya dari Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (HI UMY) pada tahun 2017. Selama masa studinya, Zan aktif terlibat dalam berbagai kegiatan akademik dan non akademik. Diantaranya ialah: aktif menjadi asisten dosen, fasilitator Bahasa Inggris serta aktif berkegiatan di UKM Student English Activity (SEA) UMY. Zan memiliki ketertarikan kuat dalam mempelajari beragam bahasa asing, yang saat ini sedang menjadi perhatiannya ialah Bahasa Inggris, Perancis dan Jepang. Mengenai orientasi ke depannya, Zan berharap dapat mengaplikasikan dan mengembangkan kajian ilmu HI dan MPRK di daerah asalnya, Bangka Belitung.